my side series

esge .klaten .jakarta .manusia biasa .friendly .depkeu .garink .remeh temeh .standart .hal hal kecil .yang tidak terpikir

Monday, February 27, 2006

Asli...Indonesia belum terlalu butuh 3G


yaa...beberapa hari kemarin operator2 besar Indonesia mengikuti tender lisensi spektrum layanan telepon bergerak generasi ke tiga (3G) yang diadakan pemerintah lewat di gedung Ditjen Postel rabu tanggal 8 Feb 2006 kemarin. sekedar mengingatkan layanan 3G adalah third-generation mobile telephone technology yang memungkinkan transfer tidak hanya data suara tetapi juga data non suara seperti download imel, dl/ informasi maupun hal lain.

Dan kemarin sudah diumumkan para pemenang tender tanggal 13 Feb 2006. Tiga operator seluler terbesar di Indonesia, PT Telkomsel, PT Excelcomindo Pratama, PT Indosat Tbk, memenangkan tender frekuensi spektrum layanan seluler generasi ke tiga (3G) dengan harga tertinggi Rp215 miliar setiap blok frekuensi (1 XMGHz). Harga yang cukup fantastis.

Terlepas dari harga fantastis tersebut, mari kita bahas apakah teknologi tersebut tepat guna *haiah, bahasa jadul yang asli keren abiez*. pertanyaan terbesar adalah "Apakah rakyat Indonesia sudah butuh layanan 3G tersebut"....pertanyaan mendasar yang mungkin dipertanyakan juga oleh sebagian masyarakat termasuk oleh sebagian pengamat teknologi. Menilik dari perkembangan teknologi akhir-akhir ini, sepertinya Indonesia belum terlalu butuh layanan 3G..Kenapa? ada beberapa alasan yang mungkin bisa dijadikan jawaban :

kebanyakan rakyat Indonesia masih Gaptek
yaaa, kebanyakan rakyat Indonesia masih gaptek masalah teknologi. Coba kita liat kebelakang, bagaimana perkembangan MMS dengan GPRS. berjalan sangat lamban kan? kebanyakan hengpon yang masyarakat miliki belum mempunyai fasilitas tersebut. Dan parahnya lagi, banyak henpon yang GPRS-able dan MMS-able tetapi karena gaptek maka tuw teknologi mubazir abies...ga kepake sama sekali. ada teman saya yang mempunyai henpon 6600 tetapi cuma buat telpon , sms, foto dan video aja. padahal asli harga unutk membeli teknologi yang dibenamkan di n6600 sangatlah mahal dibandingkan dengan apa yang mereka dapat dari 6600 nya. ehmm..coba kita tanya pada diri kita masing2, "berapa kali gw dapet mms?" atau " kapan terakhir gw dapet mms?"
trus kemana teknologi blueberry alat pengunduh imel yang mobile yang kmrn sempat muncul? hilang kan dengungnya?
tarif atas teknologi masih mahal
memang kata "mahal" itu sangatlah relatif, tapi kalau boleh disurvei saya yakin mostly responden akan menjawab mang masih agak mahal...rakyat indonesia kebanyakan lebih memilih unutk membelanjakan pendapatannya unutk hal2 lain dibandingkan unutk memenuhi kebutuhan informasi ataupun komunikasi lewat teknologi tersebut. Selain dengan alasan rakyat indonesia kebanyakan cukup miskin. dengan keadaan ekonomi sekarang ini wajar dan memang harus unutk memilah dan memilih kebutuhan yang harus dipenuhi.

dua alasan diatas mungkin dah cukup mewakili sekian alasan kenapa 3G sepertinya belum terlalu dibutuhkan oleh rakyat Indonesia. Trus pertanyaan lanjutannya " apa dunk yang dibutuhkan rakyat Indonesia berkaitan dengan masalah selular sekarang ini?" well, kalau menurut saya yang dibutuhkan rakyat Indonesia sekarang ini biaya berkomunikasi yang murah meriah...ya betul, asli indonesia lebih membutuhkan layanan komunikasi yang murah meriah. yang bisa menjangkau sampai pelosok. Bukan layanan 3G yang bagi kebanyakan masyarakat ga akan mereka pakai. dalam berita di Koran tempo kemarin, salah satu operator pemenang tender kemarin katanya menginvestasikan sekian trilyun untuk membiayai proyek 3G mereka. Coba yang dibuat untuk membiayai untuk mewujudkan "layanan telekomunikasi murah meriah"...

terlepas dari itu semua, sekarang Pekerjaan Rumah yang ada di manajemen perusahaan para pemenang tender 3G sekarang ini adalah " bagaimana memberdayakan spektrum yang mereka dapat untuk meningkatkan profit margin mereka"....adalah sebuah pekerjaan rumah yang sepertinya cukup berat. Katanya plesetan 3G agar laku adalah harus jualan girly, gambling and games....Girly *baca: adult material* sepertinya akan susah unutk diwujudkan. apalagi sekarang ini dengan UU anti pornografi yang sedang digodog. sepertinya content ini akan semakin susah dijual..Gambling, haiah apalagi ini. sangat susah untuk dikembangkan. kecuali di luar negeri yang memberlakukan pelegalan judi. terakhir games...kekna susah juga, berarti harus menciptakan games dengan cukup cerdas yang akan membuat pelanggannya main, main, dan main lagi. kalau cuma sesekali akan susah juga untuk dapat untung.....repot kan?
Kalau menurut saya para operator saling berebut layanan 3G tersebut lebih kearah proyek mercusuar, proyek gagah-gagahan "Operatorku neh, dah mengadopsi layanan terkini, 3G". Kalau menurut saya baru sebatas itu.

Terlepas dari semua polemik ini, saya cuma berharap. para operator tadi tidak akan menghapus point "menyajikan komunikasi yang murah meriah" dari To Do List mereka.Ayo tiru operator Esia dan fren dengan tarif telpon murahnya. Cuma sayang baru bisa dinikmati sedikit orang saja. Esia hanya Jakarta dan Bandung. Fren juga belum terlalu banyak jaringannya.Semoga...........

2 Comments:

Anonymous Jackass said...

No Comment.........
bout 3G



but tentang tarif murah, gw berharap buangggeettt Man!
palagi gw yang Pajero neh (Pacaran Jarak Jauh)
nelpon merupakan komunikasi yang sangat penting,
pada saat gw pengen berbagi cerita ma bokin gw,
tomatiz ga bntar kan nelpon nya!


mgkn dengan tarif murah kayak Esia atawa Fren
gw bisa cerita tiap ari mengenai kehidupan gw disini
pun begitupula sebaliknya bokin gw.


gw mo ngucapin terimakasih yg sebesar2nya
pada para operator yang mo ngebantu permasalahan gw ne.....

6:05 PM  
Blogger esge said...

emang c yang namanya Long Distance relationship sangat butuh banget yang namanya komunikasi yang lancar*mo make cara apa lagi coba*....trus ujung ujungnnya yang namanya tarip nelpon murah sangat dibutuhin banget. kemarin sempat coba nelp ke rumah pake fren karena kebetulan dirumah ada yang make fren, aslieee....lama banget aja murah...ampe binun mo ngomong apaan tapi pulsa teteup maasih nyisa banyak....tapi sayang ga setiap waktu bisa nelpon kerumah. bukan masalah pulsa, tapi masalah hengpong...pinjeman aja man....kapan ya kuat beli sendiri?????

7:49 PM  

Post a Comment

<< Home